Inilah Bahaya Radiasi Wifi bagi Kesehatan Anda

Inilah Bahaya Radiasi Wifi bagi Kesehatan Anda

Bahaya dan dampak radiasi wifi bagi kesehatan akan saya bahas pada postingan saya kali ini. Saat ini banyak sekali tempat-tempat umum yang sudah terpasang oleh wifi gratis. Memang saat ini kebutuhan akan akses internet di seluruh dunia mengalami peningkatan secara terus menerus. Sehingga mendorong sebagian pemerintah maupun pelaku bisnis di berbagai negara memfasilitasi tempat umum ataupun tempat usaha mereka dengan wifi.
Inilah Bahaya Radiasi Wifi bagi Kesehatan Anda

Sahabat ditipskesehatan, melihat banyaknya tempat-tempat disekitar Anda yang saat ini banyak ditemukan wifi, tentu akan membuat banyak orang senang karena bisa mengakses internet di berbagai tempat dimana saja secara gratis dan mudah. Namun demikian, ada juga yang merasa cemas dengan adanya pemasangan wifi di tempat-tempat umum. Seperti yang diberitakan di kompas.com, adalah Mary Coales yang mengeluh mengalami rasa linu pada bagian mulut ketika berada di area pancaran sinyal wifi.

Dari kasus tersebut, timbulah asumsi bahwa Mary Coales di duga mengidap sindrom intoleransi hipersensitivitas elektromagnetik atau dalam bahasa asing disebut dengan electromagnetic hypersensitivity intolerance syndrome (EHS). Sebagian orang percaya jika radiasi sinyak wifi dapat memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan karena dapat menyebabkan lesu, sakit kepala, mual, hingga sulit dalam bernafas. Bahkan ada juga yang menyebabkan dapat menyebabkan kelumpuhan hingga kanker. 

Beberapa penelitian ada yang menguatkan dugaan bahwa radiasi wifi memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan, seperti penelitian yang dilakukan pada tahun 2011 yang mengemukakan fakta bahwa radiasi sinyal wifi ternyata memiliki pengaruh terhadap menurunnya aktivitas otak pada laki-laki. Selain itu penelitian sebelumnya di tahun 2010 yang dilakukan oleh American Society for Reproductive Meicine mengemukanan bahwa akibat radiasi sinyal wifi, aktivitas otak pada wanita muda menjadi terganggu.

Namun demikian ada juga yang membantah bahwa radiasi sinyal wifi dapat mengganggu kesehatan, pasalnnya EHS secara medis belum dapat diakui di negara Inggris. Hal ini disebabkan karena belum adanya bukti ilmiah yang ditemukan yang menyatakan bahwa adanya pengaruh penggunaan alat elektronik dengan gangguan kesehatan.

Walaupun masih adanya pro dan kontra, namun demikian, adanya orang-orang tertentu yang merasakan secara langsung dampak buruk dari radiasi sinyal wifi yang sudah saya tulis diatas, dapat kita jadikan sebagai acuan untuk selalu berhati-hati.

Demikianlah postingan saya tentang Inilah Bahaya Radiasi Wifi bagi Kesehatan Anda. Semoga bermanfaat, dan silahkan baca postingan saya yang tak kalah menarik lainnya. 
6 Makanan dan Minuman untuk Penderita Demam Berdarah

6 Makanan dan Minuman untuk Penderita Demam Berdarah

Makanan dan minuman yang cocok untuk penderita demam berdarah akan saya bahas pada potingan saya kali ini. Banyak sekali isu-isu yang berkembang di masyarakat mengenai makanan dan minuman yang cocok dikonsumsi untuk penderita demam berdarah. Pasalnya, memang pada saat seseorang menderita demam berdarah, dianjurkan untuk mengkonsumsi jenis makanan dan minuman yang dapat mempercepat proses pemulihan.
6 Makanan dan Minuman untuk Penderita Demam Berdarah

Sahabat ditipskesehatan, demam berdarah pada umumnya adalah jenis penyakit yang disebabkan karena adanya virus dengue yang masuk kedalam peredaran darah manusia. Virus ini berasal dari nyamuk berjenis Aedes aegypti yang menularkan virus dengue melalui gigitan nyamuk tersebut pada beberapa bagian tubuh manusia. Demam berdarah banyak ditemukan di beberapa daerah yang beriklim tropis maupun subtropis, khususnya pada musim hujan yang kadarnya lembab. Jika Anda atau orang-orang disekitar Anda sudah terkena penyakit demam berdarah, cobalah konsumsi makanan dan minuman berikut ini.

Makanan dan Minuman untuk Penderita Demam Berdarah

1. Konsumsilah Jus buah

Saat terkena penyakit demam berdarah, umumnya system kekebalan tubuh akan menurun, sehingga dibutuhkan jenis makanan atau minuman yang dapat menaikkan sistem kekebalan tubuh. Untuk itu konsumsilah jus buah yang banyak mengandung viatamin C seperti jeruk, kiwi, stroberi, dan lain sebagainya, yang dipercaya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

2. Konsumsilah Ekstrak Daun Pepaya
Menurut beberapa dokter dan para ahli kesehatan lainnya mengungkapkan bahwa daun papaya memiliki manfaat yang baik untuk melawan virus demam berdarah secara efektif. Anda dapat mengkonsumsi ekstrak daun papaya yang dapat Anda dapatkan dengan memblender daun papaya. Konsumsilah dua sendok perhari secara rutin.

3. Konsumsilah Jus Sayuran

Jus sayuran yang merupakan perpaduan antara sayuran wortel, mentimun, dan sayuran hijau lainnya dipercaya dapat mempercepat proses penyembuhan demam berdarah karena perpaduan sayuran tersebut mengandung banyak kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh pada saat proses pemulihan dari penyakit demam berdarah.

4. Konsumsilah Air Kelapa
Untuk menghindarkan penderita demam berdarah terkena dehidrasi, maka konsumsi minuman yang mengandung elektrolit sangat diperlukan. Salah satu minuman yang mengandung kadar elektrolit adalah air kelapa. Anda dapat mengkonsumsinya untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Namun demikian, jangan lupa juga untuk banyak mengkonsumsi air putih.

5. Konsumsilah Susu
Seperti yang kita ketahui bersama, susu merupakan salah satu minuman yang banyak mengandung nutrisi berupa protein, vitamin, dan mineral yang dapat mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh saat terkena penyakit demam berdarah, dan juga dapat bermanfaat untuk melawan virus yang menyebabkan penyakit demam berdarah.

6. Konsumsilah Bubur

Bubur dikenal sebagai makanan yang mudah dicerna dan banyak memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan. Untuk itulah bubur merupakan salah satu jenis makanan yang baik dikonsumsi oleh penderita demam berdarah.

Demikianlah postingan saya tentang 6 Makanan dan Minuman untuk Penderita Demam Berdarah. Semoga bermanfaat, dan silahkan baca postingan saya yang tak kalah menarik lainnya. 
Keringkan Pakaian dalam Rumah Bahayakan Paru-Paru

Keringkan Pakaian dalam Rumah Bahayakan Paru-Paru

Bahaya mengeringkan pakaian di dalam rumah bagi paru-paru akan saya bahas pada postingan saya kali ini. Mungkin sebagian besar dari kita banyak yang menjemur pakaian di dalam rumah ketika cuaca sedang tidak bersahabat dengan cucian, seperti saat musim hujan misalnya. Tentu cucian yang kita cuci akan sangat lama mengering karena kurangnya cahaya matahari. Hal ini sangat wajar terjadi. Namun demikian tahukah Anda jika menjemur pakaian di dalam rumah dapat beresiko terhadap kesehatan paru-paru Anda?

Sahabat ditipskesehatan, tahukah Anda? Mengutip dari kompas.com, pakaian yang basah ternyata memiliki kandungan air yang jumlahnya cukup banyak, yaitu hampir dua liter. Oleh karena itu tidak mengherankan jika beberapa ahli mengungkapkan bahwa dengan menjemur pakaian basah di dalam ruangan, maka akan meningkatkan kadar kelembaban ruangan yang mencapai 30 persen. Nah, jika ruangan sudah lembab, maka akan memicu tumbuhnya beberapa jenis jamur, yaitu salah satunya adalah Aspergillus Fumigatus.
Keringkan Pakaian dalam Rumah Bahayakan Paru-Paru

Jamur berjenis Aspergillus Famigatus tersebut dikhawatirkan dapat berkembang biak secara bebas di udara pada ruangan yang lembab, sehingga dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi paru-paru. Mungkin sebagian orang akan kebal oleh serangan jamur yang satu ini. Namun, tidak demikian dengan seseorang yang mengidap penyakit asma dan memiliki sistem kekebalan tubuh yang tergolong lemah. Tentu akan sangat fatal akibatnya jika terus-terusan berada di dalam ruangan yang lembab.

Oleh karena itulah salah satu profesor di Manchester mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk mengeringkan pakaian di luar rumah saja dan atau lebih baik menggunakan mesin pengering jika sinar matahari dirasa tidak cukup. Jika memang terpaksa harus dikeringkan di dalam ruangan, maka usahakan keringkan pakaian di ruangan yang jauh dari tempat tidur dan ruang tamu Anda. Hal ini sebaiknya dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi paru-paru yang dapat berakibat fatal.

Kasus terkena gangguan paru-paru sudah pernah terjadi pada seorang warga bernama Mather yang oleh dokter dia diagnosa terkena aspergillosis paru. Gejala yang Ia rasakan adalah seringnya berkeringat dan batuk-batuk di malam hari di saat Ia mengeringkan pakainnya di dalam rumah. Oleh karena itu, Ia tidak lagi mengeringkan pakaiannya di dalam rumah lagi. Selain itu Ia juga harus meminum obat yang dapat mencegah infeksi jamur.

Demikianlah postingan saya tentang Keringkan Pakaian dalam Rumah Bahayakan Paru-Paru. Semoga bermanfaat, dan silahkan baca postingan saya yang tak kalah menarik lainnya. 
Manfaat Sunat Dapat Menekan Resiko HIV Sampai Kanker

Manfaat Sunat Dapat Menekan Resiko HIV Sampai Kanker

Manfaat sunat untuk kesehatan akan saya bahas pada postingan saya kali ini. Sunat merupakan salah satu kewajiban bagi kaum laki-laki muslim (pemeluk agama islam). Kewajiban ini sudah diteliti oleh beberapa peneliti-peneliti di berbagai Negara maju di dunia dan menjadi perdebatan mengenai manfaat yang diperoleh dari manfaat sunat ini secara medis.

Seperti yang dikutip dari kompas.com, namun demikian, saat ini salah satu Negara yang masuk kedalam rumpun Negara maju, yaitu Amerika menyimpulkan bahwa sunat memiliki nilai manfaat yang jauh lebih besar daripada resiko yang akan di timbulkan.

Manfaat Sunat Dapat Menekan Resiko HIV Sampai Kanker

Oleh karena itu sahabat ditipskesehatan, untuk mendukung statement ini pihak Amerika telah mengeluarkan panduan khusus yang dikeluarkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (di AS disingkat CDC) mengenai prosedur sunat yang hendaknya dipatuhi oleh dokter atau tenaga medis yang ahli menyunat. Tahukah Anda? Jika laporan mengenai sunat yang dikeluarkan oleh pemerintah AS merupakan pertama kali bagi mereka.

Dari penelitian yang dilakukan oleh CDC Amerika, menyebutkan bahwa sunat memiliki manfaat yang baik untuk menurunkan resiko terkena penyakit menular seksual bagi pria, seperti penyakit kanker penis sampai infeksi pada saluran kantong kemih. Selain itu diikuti juga statement yang dikeluarkan oleh para ahli di Afrika yang sudah melakukan penelitin selama tujuh tahun, mengungkapkan bahwa sunat dapat membantu mencegah penyebaran virus HIV AIDS.

Jika di Indonesia rata-rata sunat dilakukan jika si anak sudah menginjak masa sekolah, lain halnya dengan di Amerika. Sunat dilakukan ketika bayi baru dilahirkan. Untuk lebih memperjelas manfaat sunat, berikut manfaat sunat yang akan kita dapatkan, menurut CDC Amerika :
  • Dapat menurunkan resiko hingga 60% pria tertular HIV dari pasangannya yang sudah terinfeksi
  • Dapat mengurangi resiko Anda terkena strain dan herpes genital hingga 30% atau lebih
  • Dapat menurunkan resiko terjadinya infeksi pada saluran kemih hingga kanker pada penis
Itulah beberapa manfaat yang akan diperoleh pada pria yang di sunat. Jika Anda sudah mengetahui manfaat sunat yang sudah saya paparkan, bagi Anda yang belum sunat atau memiki putra yang belum sunat, mungkin ada saran untuk Anda untuk segera melakukan sunat baik itu untuk Anda sendiri maupun untuk putra Anda.